25.3.12

Adrenaline Mob - Omerta 2012

Adrenaline Mob – Omerta 2012

Since the leaving of Mike Portnoy from DT back in 2010, his only major project was with Avenged Sevenfold. The setting was a bit different now with his new project Adrenaline Mob. In AM, this is their new brand child of music, Mike himself write the music together with band mates Mike Orlando (Guitar/Bass), Russel Allen (vocal – Symphony X), and then join on stage now by bassist John Moyer (Disturbed).

Now a supergroup had been banded they just need a great idea on what to do about it. That’s probably the only things weakest in this situation, the concept. What would you do with many talents on the band, doing another prog project might probably the greatest thing or the greatest waste of time. Right from the start of track 1 Undaunted, it feel like the band hesitate to just sweep all their arsenal. Rather  start with generic idea and simple song structure that probably will leave prog fans unsatisfied. It’s left only Russel Allen to do the best job during its first four minutes of introduction. We need more.

Psychoinsane follows but it’s just fade away the same feeling as previous. Guitar works are increased with moments of glory. But there are sign now that guitarist Orlando need more space to show off his contribution on pair to Portnoy drumming fame.

Then there is  All on the Line, a (prog) ballad metal that happen to be well written. The choruses and lyric went well with a music carefully build up to the climax. Hit the Wall come next, more heavy and complex piece that require som
e careful consideration, and by far the longest duration song of six minutes. Come Undone must be Portnoy latest craziness, though the cover done in very enjoyable form.

There were nothing to wait since all the songs left here are about 4 minutes and a half.  There must be space for vocal, so expect a tight space for instrumentation show off. This giving the impression that the album done in a rush without gone into further song development. Combine with the artwork that seems as well “too simple”.  But nevertheless, this is a very interesting project. Across between what would happen if the frontman of metal most in front band, Symphony X and (ex) Dream Theater come to play together.

Adrenaline Mob - Omerta 2012
buy the album here at Amazon

1.            "Undaunted"     4:44
2.            "Psychosane"    4:37
3.            "Indifferent"       4:30
4.            "All on the Line" 4:20
5.            "Hit the Wall"     6:32
6.            "Feelin' Me"       3:55
7.            "Come Undone" (Duran Duran cover ft. Lzzy Hale of Halestorm)                4:50
8.            "Believe Me"     3:59
9.            "Down to the Floor"       3:33
10.          "Angel Sky"        4:25
11.          "Freight Train"                   4:13

Russell Allen - vocals
Mike Portnoy - drums
Mike Orlando - guitars, bass













Indonesian Review - Resensi album Adrenaline Mob - Omerta 2012 
Sejak cabutnya Mike Portnoy dari DT sekitar 2010 lalu, proyeknya yang paling serius adalah dengan Avenged Sevenfold. Namun sekarang, Adrenaline Mob dibentuk kondisi dengan setting agak sedikit berbeda. Ini adalah band terbaru yang langsung digawangi Mike, di sini dengan bebas ide bermusik kembali bisa disalurkan bersama rekan bandnya, yang antara lain para maestro Mike Orlando, gitaris muda hasil dari kompetisi bergitar, Russel Allen (vocal, Symphony X). Kemudian untuk penampilan live, bassis John Moyer dari Disturbed direkrut mereka.


Sekarang sebuah supergroup sudah dipersekutukan, yang mereka butuhkan tinggal ide. Dari pantauan Metal Harem, justru di sini letak kekurangan di proyek ini, sebuah konsep. Dengan personil super talented di band ini, apakah perlu mereka kembali mengusung aliran prog atau sebaiknya mencoba hal baru? Di Adrenaline Mob, hal ini agak ragu-ragu mereka kembangkan.

Di mulai dengan tembang pertama, Undaunted, keliatan bahwa para pemain masih malu-malu bermain habis-habisan ala Dream Theater atau Symphony X. Lagu pembukaan ini masih terlalu singkat dan minim penampilan yang diharapkan penggemar prog. Riff masih terlalu generic dengan struktur lagu yang sederhana. Hanya saja vocal Russel Allen memang apik dan satu-satunya point paling menghibur di pembukaan ini.

Lagu kedua Psychoinsane menyusul dengan pola yang sama dan meninggalkan rasa penasaran yang sama. Memang ada peningkatan permainan guitar di sini, tapi nampaknya sang gitaris kurang mendapat tempat untuk bersaing dengan drumming Portnoy yang paten seperti masa jayanya di DT.
Sebuah ballad All On The Line menyusul. Ballad yang apik dengan penataan komposisi yang baik, lagu dikembangkan dengan rapi dari lembut hingga memuncak dengan tensi klimaks terfokuskan di bagian chorus. Lagu Hit the Wall mungkin lagu paling komplek di sini, dengan durasi terpanjang hingga enam menitan. Selanjutnya cover lagu Come Undone bisa menghibur kalau penasaran bagaimana lagu ini dibuat ala progressive metal.

Kurang banyak yang bisa dinantikan lagi. Lagi-lagi semua lagu hanya dalam kisaran empat menitan. Durasi ini kurang untuk bisa berpamer solo ria karna ruang musti disediakan untuk vocal line sang singer. Kurang lebih proyek ini menarik di sisi bagaimana pentolan Symphony X dan Dream Theater saling bersanding bermain musik. Yang diperlukan adalah konsep lebih jelas dari mereka, mau tampil prog habis-habisan atau mencoba yang lain. Di album Omerta ini, rasanya masih terlalu polos dan hanya heavy metal generic biasa. Memberi kesan bahwa album ini masih dikerjakan dengan tergesa-gesa, tanpa melewati proses pengembangan lagu lebih mendalam. Gitaris Mike Orlando juga terkesan terjepit di dalam tiap lagu yang berdurasi pendek dan Cuma kebagian solo-solo singkat.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...